SUTERA|KASIH SEINDAH MEWANGI KESTURI DI TAMAN SURGA

Rasulullah bersabda:"Tidak beriman seseorang diantara kamu hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."<HR Bukhari dan Muslim>
 
CATATAN

Monday, June 07, 2004

 

 

Vespa made in 1976 

Sejenak terlantunkan sebuah nasyid, "naik sepeda mini, nanda pergi mengaji.. naik sepeda mini nanda pergi sendiri". Nasyid itu menjadi kenangan untuk mengingat masa-masa kecil dulu ketika baru pertama kali punya dan menaiki sepeda mini yang dibelikan ayah untuk kemana-mana.

Alhamdulillah, setelah dewasa saya tidak lagi naik sepeda (walaupun suka karena naik sepeda itu sehat dan tidak berpolusi) namun tergantikan oleh sepeda motor untuk kemana-mana, pergi bekerja, pergi mengantar bahkan untuk; istilah orang jakartanya ngalor ngidul (bolak balik kemana aja).

Sebenarnya ayah sudah punya sepeda motor yang dibeli beberapa tahun lalu, second sih namun masih bagus. Dari situ saya terus belajar naik motor yang mahir, bahkan saking mahirnya saya sudah beberapa kali tertabrak dan nabrak!. Dan sudah tidak ingat berapa kali wajah lecet dan di jahit.

Beberapa hari yang lalu, saya dan istri hendak mencari-cari kendaraan yang bagus untuk kami miliki, namun seperti biasanya uang kami tak cukup untuk membeli yang baru. Kami berpikir mungkin uang yang ada untuk kredit motor saja. Namun disisi lain, kami berpikir... sanggupkah kami bayar bulannya hingga bertahun-tahun itu? duh rasanya tidak mungkin... takutnya kami tidak sanggup apalagi istri saya sedang hamil dan butuh biaya untuk kelahiran nanti.

Akhirnya, kami merundingkan untuk beli motor yang bekas saja. Saya pikir uang yang kami miliki hanya (mungkin) cukup untuk beli motor bekas yang sudah tua. Tapi layakkah jalan? layakkah untuk dipakai kemana-mana? saya hanya bisa bilang ke istri, insya Allah Mi... kita bersyukur walaupun motor kita tua nanti yang penting milik sendiri dan tidak hutang. Kamipun berdua saling tersenyum. Setelah dipikir-pikir, indah juga ya mi... kita naik motor yang zuhud.

Dalam perjalanan, kami menemukan sebuah vespa yang hendak dijual oleh pemiliknya di salah satu bengkel dekat rumah kami. Alhamdulillah, harga dan barangnya tidak mengecewakan kami. Dan yang jualpun orangnya baik sekali, mau memberikan garansi sebulan untuk sebuah motor yang sudah berusia 26 tahun. Wah... tuaan motornya daripada saya.

Akhirnya vespa berwarna hijau buatan Italia tahun 1976 itu kami bawa pulang, lagu yang diatas saya gubah menjadi: "naik vespa mini, nanda pergi mengaji... naik vespa mini, nanda pergi sendiri: :)

Vespa pada lazimnya sebuah kendaraan yang agak boros pemakaian bensinnya, sehari saya bisa menghabiskan 3-4 liter untuk jarak rumah dan kantor. Namun kata orang-orang, mempunyai vespa tidaklah menyesal. Biarpun boros, perawatan vespa tidak merongrong kantong kita. Masalah vespa cuma busi saja, asal perawatan benar insya allah lancar. Lalupun nanti kalau mau dijual kembali harganya tidak jauh beda dengan harga sewaktu kita beli, entah itu 5 tahun kemudian atau 10 tahun kemudian. Tidak seperti sepeda motor lainnya, harganya jatuh jika melewati 3 tahun.

Ini spesifikasi Vespa saya :

Merk/Jenis : Vespa 150 Super/ Spd motor jenis scooter
Warna : Hijau
Buatan : Italia Tahun 1976
Konsumsi bensin : 10 km perliter
Pengapian : 2 tak
Volume CC: 150 cc



PENGUMUMAN
Belum ada pengumuman






SELAMAT JALAN DINDA LANJUTAN... BEGIN STORY Kau Yang Terindah

Nama :
Web  :
Pesan :

Blogger.com

(c) Hakcipta Terpelihara. Thanks to Raihan

Engineered by Nanda SyauQi.