SUTERA|KASIH SEINDAH MEWANGI KESTURI DI TAMAN SURGA

Rasulullah bersabda:"Tidak beriman seseorang diantara kamu hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."<HR Bukhari dan Muslim>
 
CATATAN

Saturday, June 12, 2004

 

 

NAIK NAIK KE PUNCAK GUNUNG 

Naik naik kepuncak gunung
Tinggi-tinggi sekali
Kiri kanan kulihat saja
Pohon-pohon cemara
Kiri kanan kulihat saja
Pohon-pohon cemara


Subhanallah... hari ini kami bertiga; saya, istri dan adik saya yang paling kecil berkendara menaiki gunung Bunder di daerah Cibatok dekat Bogor. Kami naik keatas hanya pakai Vespa butut kami, dan terlihat kiri kanan kami banyak pohon cemara dan pinus yang indah sekali, udara yang sejuk dan dingin. Alhamdulillah Vespa nya topcer banget.... kuat sekali menanjak keatas, padahal beban kami bertiga cukup berat ditambah lagi bekal yang kami bawa seadanya.

Wah, saya tidak menyangka semua berjalan dengan baik. Tidak ada kendala pada kendaraan saya yang sudah tua itu, walaupun tadi bermasalah dengan Rem belakang tapi insya Allah bisa diatasi. Jarak yang kami tempuh dari Jakarta ke daerah tersebut berjarak kurang lebih 80 KM dan pulang kembali berjarak kurang lebih 70 KM (mengambil jalan pintas) jadi total Kilo Meter yang kami tempuh sekitar 160 KM, menghabiskan 10 liter bensin.

Rute yang kami tempuh dari Jakarta yaitu; Jagakarsa, Cinere, Pondok Cabe, Parung, Dermaga Bogor, Ciampea, Cibatok dan langsung menanjak ke atas gunungnya. Kebetulan jalan sudah aspal, jadi tidak ada guncangan yang berat-berat. Kalau jalan hancur kasihan istri saya, beliau sedang mengandung 3 bulan. Setelah sampai disana, kebetulan kami kenal seorang pengurus Villa yang sudah menjadi kenalan kami sejak lama. Beliau bernama Mang Ata, seorang penduduk desa yang amat bersahaja. Beliau sudah mengurusi villa-villa sejak saya masih kecil, masih duduk SLTA waktu itu. Karena perkenalan saya dengan beliau di awali sewaktu saya sering ikut Pesantren Kilat yang diadakan lembaga ROHIS dan mengambil tempat di Villa mang Ata.

Kapan-kapan, mungkin bulan depan atau bulan depannya lagi kami akan kesana lagi. Menepati janji kami kepada mang Ata agar kami boleh menginap di rumahnya yang asri dan sederhana, ala rumah desa pada umumnya yang hanya berdinding tikar bambu dan berlantai tanah. Insya Allah kami sudah rindu ingin berbulan madu kembali kali ini di Villanya Mang Ata.



PENGUMUMAN
Belum ada pengumuman






KANGEN Vespa made in 1976 SELAMAT JALAN DINDA LANJUTAN... BEGIN STORY Kau Yang Terindah

Nama :
Web  :
Pesan :

Blogger.com

(c) Hakcipta Terpelihara. Thanks to Raihan

Engineered by Nanda SyauQi.